Rabu, 24 Oktober 2012

ERP pada Compiere


ERP atau Enterprise Resource Planning merupakan intregrasi bisnis dengan teknologi yang berupa program-program paket di dalamnya. Dengan ERP ini, suatu organisasi atau perusahaan dengan mudah menjalankan operasi sitem nya dengan aplikasi ERP ini.

Di masa sekarang ini yang persaingannya semakin berat, maka ERP ini sangat dibutuhkan dalam menjalankan roda operasi suatu perusahaan. ERP dalam suatu perusahaan menjadi mutlak sekarang ini untuk memudahkan sistem perencanaan.

ERP sebenarnya merupakan gabungan dari 3 buah komponen penting dalam bisnis, yaitu Management bisnis, IT, dan tujuan bisnis itu sendiri. Dengan ERP ini suatu perusahaan dibantu dalam singkronisasi dalam segala hal, produsi, distribusi, hingga sampai ke konsumen.

Pada kali ini saya akan membahas tentang salah satu software ERP yang mungkin sering kita dengar atau dipakai karena memang software ini banyak pemakainya, Compiere.

Compiere adalah salah satu contoh software dari ERP yang terintegrasi dengan berbagai aspek dalam bisnis. Compiere adalah aplikasi yang digunakan oleh perusahaan manufaktur maupun jasa untuk mengatur ERP (Enterprise Resource Planning) yang berhubungan dengan bisnis. Yang termasuk dalam ERP adalah produksi, operasi, serta distribusi dari perusahaan bersangkutan dengan CRM (Costumer Relation Management) yaitu costumer tujuan barang/jasa.

ERP dalam Compiere ERP sendiri membawahi empat hal, yaitu costumer, gudang,karyawan, dan vendor. Gambar berikut memperlihatkan struktur ERP dalam suatu perusahaan



Compiere memiliki banyak menu yang berisikan tentang elemen-elemen dalam ERP dan CRM yang sanagt berguna dalam membantu melakukan penjualan/pembelian barang atau jasa. Menu-menu yang ada dapat kita lihat pada gambar berikut ini



Dari banayknya menu diatas, kita akan membahas empat elemen penting yaitu
1)      Business Partner
2)      Product
3)      Sales Order
4)      Shipping

Penjelasan elemen-elemen
Business Partner, merupakan form yang berisikan data lengkap dari rekan bisnis yang ingin membeli produk/ jasa yang ditawarkan. Kita dapat membuka form ini dengan meng-klik menu Partner Relationship, kemudian pilih Business Partner.



Product, merupakan form yang berisi atribut-atribut tentang barang/ jasa yang ditawarkan. Meliputi nama barang, banyaknya barang, dan lain-lain. Untuk mengakses form ini, pilih menu Material Management, kemudian pilih Production.



Sales Order, yaitu form yang digunakan untuk melakukan permintaan pembelian barang/jasa. Dalam form ini berisikan nama tujuan, banyaknya barang, lokasi, serta detail-detail pembayaran yang digunakan. Untuk mengakses form ini, pilih menu Order Management, kemudian pilih Sales Order.



Shipment, yaitu form yang berisi data pengiriman kepada costumer. Dalam form ini berisikan nomer order, tanggal barang dikirim dan sampai, hingga konfirmasi barang telah sampai. Untuk mengakses for ini, pilih menu Order Management, kemudian pilih Shipment.



Winando Puspoatmojo
4KA15
12109363

note: boleh copas tapi sertakan link ya..



Selasa, 23 Oktober 2012

Global Positioning System


Setelah mendengar kata diatas pastilah kita mengetahui apa yang dimaksud dengan istilah tersebut. Global positioning system atau yang kita sering dengar dengan GPS memang sedang menjadi trend belakangan ini. Segala perangkat telekomunikasi, media sosial, sampai kendaraan ditanam GPS.

Sebenarnya apakah GPS itu? Global Positioning System merupakan teknologi yang memberikan informasi letak keberadaan kita di dunia berdasarkan transmisi satelit. Dengan GPS maka dapat diketahui posisi kita berdasarkan latitude koordinat kita berada, kemudian ditransmisikan dengan satelit, dan kemudian kita mendapatkan feedback berupa informasi tempat dimana kita berada.

Maraknya GPS sekarang ini sebenarnya sangat unik. Pertama kali GPS dikembangkan bukanlah untuk sekarang ini, pertama kali GPS dikembangkan oleh militer Amerika yang digunakan untuk kepentingan militer itu sendiri. Amerika meluncurkan satelit-satelit yang digunakan untuk mentransmisikan data yang memberikan informasi GPS itu sendiri, fungsinya bukan lain untuk menentukan arah serangan bom / rudal, dan menentukan letak mata mata militer amerika serta musuh.

Dengan kebutuhan yang semakin meningkat, dan pengembangan teknologi yang lebih canggih, maka GPS beralih fungsi dari sebagai alat militer, menjadi media entertain dan pengetahuan.

Kini GPS digunakan untuk menentukan posisi kita berada dalam peta dalam telefon genggam, selain itu GPS juga digunakan untuk menulis status media sosial dengan menambahkan lokasi kita berada.

Dalam otomotif, GPS membantu kita untuk sistem navigasi dalam mobil  untuk menunjukkan arah rute dalam peta, dan berguna untuk melacak mobil yang hilang.

Dalam bidang ilmu pengetahuanGPS digunakan untuk menentukan letak gempa yang terjadi. Dari contoh-contoh tadi kita bisa lihat sangat berrgunanya teknologi Global Positioning Sytem ini, dan tidak menutup kemungkinan, GPS dapat dikembangkan untuk aspek-aspek dalam kehidupan yang lain.

Dapat diambil kesimpulan GPS merupakan salah satu pengembangan teknologi yang sangat berguna dalam bidang, kemudahan mengakses GPS juga sangat baik dan mudah GPS ini karena semakin terjangkau harganya dan sudah tertanam di berbagai telepon seluler. Bila Anda belum pernah mencoba GPS, tertarik mencoba?

Perkembangan Telematika dalam E-news


Telematika, mendengar kata telematika pasti pikiran kita tertuju dengan hal yang berhubungan dengan teknologi informasi, tapi apakah sebenarnya telematika itu?

Telematika berasal dari bahasa Prancis, Telematique yang memiliki pengertian bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Dengan kata lain Telematika merupakan perpaduan dari konsep telekomunikasi dan informasi komputerisasi.

Perkembangan dari telematika sendiri memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi saling erat kaitanya dan berhubungan langsung, sehingga kini kita dapat dengan mudah menjumpai unsur telematika dalam berbagai komponen teknologi informasi.

Sebagai contoh bahasan kali ini, saya akan mencoba mengupas perkembangan telematika pada media. Sebelumnya, media hanya berjalan sendiri tanpa berhubungan dengan teknologi informasi dan telekomunikasi. Media hanya sebatas tulisan tangan di koran, ataupun siaran radio yang membosankan. Setelah unsur telematika masuk, maka media menjadi sangat berkembang sampai sekarang ini. Dapat kita ambil contoh perkembangan media saat ini yang telah berpadu dengan telematika, portal berita di Internet yang sangat populer, berbagai siaran yang sangat menghibur di televisi merupakan beberapa contoh dari penggunaan telematika itu sendiri. Media yang telah bersingkronisasi dengan telematika kita kenal dengan sebutan Multimedia.

Contoh dari multimedia sendiri sangat banyak, yang sangat populer beberapa diantaranya adalah portal berita, akses web dari organisasi ternama, sampai e-learning dari banyak kampus di Indonesia dan mancanegara. Tidak dapat dihitung banyak lagi contoh yang bisa kita ambil.

Dengan perkembangan internet yang semakin luas pemakainya, dan semakin baik kualitasnya, maka berbagai aplikasi dari telematika berkembang sangat pesat juga. Semakin mudah kita dalam mendapatkan berbagai informasi yang kita butuhkan salah satunya, atau yang kita sebut dengan e-news.

Berbagai informasi dengan mudah kita serap dan dapat dari berbagai media di Internet maupun media lainnya. Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi, e-news juga semakin berkembang. Dari bahasan kita diatas, e-news juga sama seperti media pada masa sebelum berkembangnya telematika, berita hanya dapat kita dapat seperti di koran, radio, maupun televisi. Namun semenjak berkembangnya telematika pada media atau yang kita kenal dengan multimedia, maka berita berita lebih mudah kita akses dari Internet. Dengan semakin praktis dan bervariasi, maka e-news pelan pelan menggeser media konvensional tersebut sehingga seperti sekarang ini.

Dari bahasan kita, dapat diambil kesimpulan bahwa telematika dalam media (e-news) sangat penting bagi masyarakat Indonesia. Semua informasi dalam berbagai bentuk dan macam dapat kita temukan di Internet, namun kita juga harus bisa memilah mana yang baik dan mana yang tidak baik yang mengakibatkan cyber-crime.


Senin, 15 Oktober 2012

Tugas Konsep Sistem Informasi Lanjut: Studi Kasus SCM Biskuit Kaleng


Dalam kasus biskuit kaleng yang dipasarkan secara lokal maupun internasional, maka pertama-tama kita harus menentukan partnership sebagai pemasok untuk produksi biskuit kaleng tersebut. Ada banyak pihak yang harus kita gandeng dalam hal ini. Untuk melakukan Produksi kita membutuhkan:


  • Perusahaan yang membuat tepung terigu sebagai bahan utama pembuatan biskuit
  • Penghasil telur sebagai bahan tambahan pembuatan biskuit
  • Penghasil garam sebagai bahan tambahan pembuatan biskuit
  • Perusahaan pembuat gula halus sebagai bahan tambahan pembuatan biskuit
  • Perusahaan perisa makanan sebagai bahan tambahan pembuatan biskuit
  • Penghasil alumunium yang akan digunakan sebagai kaleng biskuit

Selain itu dalam melakukan produksi, kita membutuhkan pabrik yang berguna untuk melakukan produksi biskuit itu sendiri. Setelah biskuit jadi dan telah dikemas, kita membutuhkan alat distribusi yang berguna untuk mendistribusikan produk biskuit kita, oleh karena itu kita harus menjalin kerjasama dengan perusahaan mobil untuk mendatangkan mobil box/ truk/ trailer yang berguna untuk mengantarkan produk ke supermarket. Untuk luar negri, kita harus menjalin kerjasama dengan pihak bea cukai, dan angkutan pengantaran barang antar negara seperti perusahaan maskapai pesawat atau kapal laut.



Pertanyaan

  1. Where do you source your material? Bahan mentah yang didapat dari pemasok tepung terigu, pemasok telur, pemasok garam, pemasok gula, pemasok perisa makanan, serta penghasil alumunium
  2.  Where do you process or convert them? Di dalam pabrik biskuit itu sendiri
  3.  How do you build strong relationship with your suppliers or consumer? Dengan cara menjaga kepercayaan pelanggan dan supplier, kemudian mementingkan kualitas yang terbaik
  4.  How do you get direct information from yours end-consumers? Dengan cara mengumpulkan data penjualan dari supermarket tempat menjual produk, dengan survey lapangan
  5.  What logistic structure should you impose? Cepat, tepat waktu dan menjaga kualitas barang
  6. How do you coordinate your information flows and system globally? Dengan cara melakukan analisis satu persatu bagian sistem secara rinci elemen-elemen dan bekerjasama dengan orang yang mengerti “medan” dari pangsa pasar.
  7. How do you set up incentive systems for all of your partners in supply chain to optimize overall performance? Menetapkan standart produksi yang beradaptasi dengan keadaan pasar
Winando Puspoatmojo
4 KA15
12109363



Rabu, 25 Juli 2012

Posisi Menentukan Prestasi (?)


Tidak asing lagi memang judul diatas, Posisi menentukan prestasi. Judul tersebut sering terdengar pada masa UTS dan UAS mungkin di kampus, atau sekolah Anda pada saat ujian semester. Begitupun dengan yang terjadi pada saya, sering terdengar sebelum masuk ujian bagaimana berbondong-bondong anak yang memiliki kelebihan dalam pelajaran, menjadi primadona dari mahasiswa lain. Mahasiswa lain mencari tempat duduk yang dekat dengan “sang primadona” agar dirinya dapat menjadi “primadona” juga, dalam hal ini adalah nilai. Mereka duduk dekat dengan mahasiswa yang pintar agar mereka dapat mencontk, atau bahasa halusnya mereka meminta jawaban. Yang mereka inginkan adalah nilai bagus, ya hanya untuk nilai.

Sebenarnya hal ini sudah menjadi kebiasaan sehingga tradisi ujian seperti ini bersifat turun-temurun. Dari kecil, di tingkat SD contohnya, mereka yang ingin nilai bagus tanpa belajar, mencontek dan bekerjasama dengan teman-temannya. Satu jawaban yang saya dapatkan adalah, mereka mencari nilai, bukan ilmu. Inilah yang terjadi dengan mahasiswa yang memiliki prinsip “Posisi Menentukan Prestasi”, mereka hanya mencari nilai, tidak ilmunya. Padahal tujuan dari sekolah, kuliah, dan berbagai instansi pendidikan adalah ilmu. Ilmu yang terpenting bukan nilai dan mereka melupakan tujuan mereka mencari ilmu.

Jadi masihkah Anda berprinsip “Posisi Menentukan Prestasi?”. Apakah ilmu atau hanya nilai yang baik yang Anda kejar? Tanyakan pada diri Anda sendiri, meminjam kata guru Fisika SMA saya, Ibu Anita, “Carilah ilmu sebanyak yang kalian bisa dan mampu, maka nilai akan datang sendirinya sebagai bonus.”  

Koin Untuk KPK


Entah apa yang terjadi di Indonesia. Untuk membuat gedung baru yang tidak berguna, DPR langsung mengiyakan, Untuk “jalan-jalan” dengan dalih studi ke luar negri, DPR langsung mengiyakan, tapi KPK yang ingin membuat gedung baru, langsung ditolak mentah mentah. Padahal tujuan dari pembuatan gedung baru KPK adalah untuk mempermudah penindakan korupsi. Ada apa dengan negeri ini? Berbagai pertanyaan muncul dalam benak semua orang, apakah ini hanya untuk melemahkan KPK? Atau ada persaingan antara DPR vs KPK?
Namun kita harus bangga menjadi orang Indonesia, Orang Indonesia memiliki jiwa solidaritas dan sosial yang tinggi. Terbukti menanggapi isu ini, dibentuklah penggalangan dana koin untuk KPK, yang tidak hanya di Indonesia, namun mahasiswa-mahasiswa yang sedang belajar diluar negri juga melakukan penggalangan dana. Tidak peduli besar atau kecil jumlah dari penggalangan Koin untuk KPK ini, ini merupakan simbol bentuk dukungan masyarakat untuk memperbaiki penegakan hukum di Indonesia, khususnya korupsi. Mulai ada kesadaran dari masyarakat terhadap pentingnya KPK dalam pemberantasan korupsi Indonesia.
Tidak perduli apa yang dilakukan pemerintah, oleh DPR dan lainnya, Koin Untuk KPK merupakan bukti bahwa keadilan dan hukum harus ditegakkan. Dari rakyat untuk rakyat oleh rakyat.

Tingkat Motivasi yang Saya pilih: Emosional


Motivasi sangat dibutuhkan dalam mencapai suatu tujuan. Ambil contoh dalam penyelesaian penulisan ilmiah yang masih hangat di telinga. Untuk menyelesaikan PI, dibutuhkan emauan yang kuat dan organisasi waktu yang sangat baik karena dalam pengerjaanya PI sangat memakan waktu dan kita tidak bisa meninggalkan kegiatan lain kita tentunya. Motivasi dibutuhkan untuk membuat seseorang tidak pantang menyerah dalam melakukan segala hal, seperti halnya dengan PI. PI sangat menguras tenaga dan pikiran sehingga yang ada dalam kepala kita adalah bosan, lelah, malas dan segala macam hal yang membuat kinerja kita menurun. Motivasi lah yang menghapus efek efek negatif tersebut dan mengubahnya menjadi energi positif seperti semangat, perasaan menggebu untuk menyelesaikan PI dan sebagainya.
Pertanyaanya, bagaimana cara membuat kita memiliki motivasi yang selalu positif buat kita?
Ada berbagai aspek dalam membangkitkan motivasi, yang akan kita bahas adalah tingkat emosional. Tingkat emosional sangat vital dalam membangun motivasi kita. Bagaimana kita dapan me-manage diri kita sendiri dalam hal emosi yang akan berdampak positif bagi kita. Egoisme merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk diredam dalam tingkat emosional kita. Bila kita dapat meredamnya, maka tidak ada lagi kemalasan dalam mengerjakan PI, kita tidak akan tergoda untuk lebih memilih Hangout dengan teman, dan lain lain. Bila tingkat Emosional kita dalam posisi yang sangat baik, dari kesadaran diri, tingkat stress, dan ego yang rendah, segala hal kecil dapat menjadi motivasi dalam mengerjakan sesuatu.
Pada tulisan saya diatas saya hanya ingin berbagi, kita harus menjaga tingkat Emosional kita agar stabil. Dengan emosional yang stabil, kita dapat dengan mudah menemukan motivasi dalam mengerjakan apapun, dan dalam pengerjaanya pun kita melakukannya dengan baik.
Powered By Blogger